Jika kita renungkan secara mendalam, kita akan menemukan beberapa karakteristik kerja kita sebagai Guru antara lain
1. Pekerjaan Guru adalah pekerjaan yang bersifat individualistis non kolaboratif
2. Pekerjaan Guru adalah pekerjaan yang dilakukan dalam ruang yang terisalir
dan menyerap seluruh waktu.
3. Pekerjaan Guru adalah pekerjaan yang kcmungkinan terjadinya kontak
akademis antar guru rendah.
4. Pekerjaan Guru tak pernah mendapatkan umpan balik
5. Pekerjaan Guru memerlukan waktu untuk mendukung waktu kerja di ruang
Kelas
Marilah kita coba dialog dengan diri kita masing-masing satu pcrsatu karakteristik tersebut kita urai :
Karakteristik pertama
Pekerjaan Guru bersifat individualistis non kolaboratif mcmiliki pengertian bahwa guru dalam melaksanakan tugas-tugas pengajarannya mempunyai tanggung jawab secara individual, tidak mungkin dikaitkan dengan tanggung jawab orang lain.
Pckerjaan Guru dalam melakukan proses belajar mengajar dari waktu ke waktu dihadapkan pada pengambilan keputusan dan melakukan tindakan. Dalam pengambilan keputusan dan melakukan tindakan itu harus dilukukan secura mandiri. Scbagai contoh: ditengah KBM berlangsung tiba tiba ada siswa yang nyerobot keluar atau tertidur di kelas sehingga siswa yang lain berisik . Guru harus mengambil kcputusan dan menentukan tindakan saat itu juga dan tidak mungkin meminta pertimbangan teman guru yang lain. Oleh karena itu wawasan dan kucermatan sangat penting bagi seorang guru
Karakteristik kedua
Pekerjaan Guru adalah pekerjaan yang dilakukan dalam ruang yang terisolir dan menyerap seluruh waktu, ini sudah diketahui bersama, bahwa hampir seluruh waktu guru dihabiskan di ruang ruang kelas bersama para siswanya. lmplikasi dari kondisi ini adalah, bahwa keberhasilan kerja guru tidak hanya ditentukan olch kemampuan akademis saja tetapi juga oleh motivasi dan dedikasi guru yang harus terus hidup dan menghidupkan suasanu kelas
Karakteristik ketiga
Pekerjaan Guru adalah pckerjaan yang kemungkinan terjadinya kontak akademis antar guru rendah. Bila dicermati, setiap hari berapa lama guru bisa berinteraksi dengan sejawatnya (sesama guru). Dalam interaksi ini apa yang paling banyak dibicarakan?, barangkali kejenuhan dikelas yang mengkondisikan guru sudah malas membicarakan masalah-masalah pemhelajaran yang baru dihadapi, banyak guru lebih fresh bercengkrama yang ringan-ringan. Kalau dokter ketemu dokter yang paling banyak adalah membicarakan tentang penyakit atau penemuan-penemuan baru tentang pengobatan. Kalau insinyur ketemu insunyur, yang dibicarakcan adalah tehnik-tehnik baru dalam konstruksi, penemuan-penemuan baru konstruksi bangunan tahan air dsb. Tetapi kalau guru ketemu guru, apa yang dibicarakan?. Rendahnya kontak-kontak akademik antar guru ini disamping karena soal waktu guru yang habis diserap diruang-ruang kelas, kemungkinan karena kejenuhan guru berinteraksi akademik dengan para siswanya. Bagaimana kita kaum guru menyikapinya inilah bahan renungan kita sekalian!.
Karakteristik keempat
Pekerjaan guru tidak pernah mendapat umpan balik. Umpan balik adalah informasi berupa komentar ataupun kritik atas apa yang telah dilakukan dalam melaksanakan proses belajar mengajar, kalaupun ada dari siswa sangat tidak seimbang karena budaya paternalistik yang mengikat guru siswa mengkandisikan hubungan bapak dan anak membuat kritik siswa jarang dihiraukan guru. Padahal dari umpan balik inilah guru akan mendapatkan masukan guna memperbaiki dan meningkatkan kwalitas pengajarannya
[ prases belajar mengajar ]
Muncul pertanyaan, kalau guru tak pernah mendapat umpan balik, bagaimana guru dapat memperbaiki dan meningkatkan kwalitas pengajarannya?.
Karakteristik kelima
Pekerjaan guru memerlukan waktu untuk mendukung waktu kerja diruang kelas. Waktu kerja guru tidak terbatas hanya diruang-ruang kelas saja. Dalam banyak hal idealnya justru waktu guru untuk mempersiapkan rencana pengajaran [ PBM ] justru lebih lama. Berkaitan dengan padatnya waktu kerja guru itu, muncul pertanyaan kapankah guru dapat merenungkan dan melakukan refleksi atas apa yang telah dilakukan dimuka kelas [ untuk para siswanya ]. Disamping karakteristik pekerjaan guru, karakteristik disiplin ilmu pengetahuan sangat penting untuk di_pahami para guru itu sendiri, sebab guru harus menjiwai disiplin ilmu yang harus diajarkan.